Penata rambut adalah orang yang pekerjaannya memotong atau menata rambut sesuai keinginan
Penata rambut adalah orang yang pekerjaannya memotong atau menata rambut untuk mengubah atau mempertahankan citra seseorang. Hal ini dicapai dengan menggunakan kombinasi teknik pewarnaan rambut, pemotongan rambut, dan tekstur rambut. Penata rambut juga dapat disebut sebagai ‘tukang cukur’ atau ‘penata rambut’.
Sejarah
Penataan rambut kuno
Penataan rambut sebagai pekerjaan sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Baik Aristophanes maupun Homer, penulis Yunani, menyebutkan penataan rambut dalam tulisan mereka.
Banyak orang Afrika percaya bahwa rambut adalah metode untuk berkomunikasi dengan Tuhan. Rambut adalah bagian tubuh tertinggi dan karena itu paling dekat dengan Tuhan. Karena itu, Penata click here rambut memegang peran penting dalam masyarakat Afrika. Status penata rambut mendorong banyak orang untuk mengembangkan keterampilan mereka, dan hubungan dekat pun terjalin antara penata rambut dan klien mereka. Berjam-jam dihabiskan untuk mencuci, menyisir, meminyaki, menata, dan menghias rambut mereka. Pria akan bekerja secara khusus pada pria, dan wanita pada wanita lain. Sebelum seorang penata rambut utama meninggal, mereka akan memberikan sisir dan peralatan mereka kepada penerus yang dipilih selama upacara khusus.
Di Mesir kuno, penata rambut memiliki kotak yang dihias khusus untuk menyimpan peralatan mereka, termasuk losion, gunting, dan bahan penata rambut. Tukang cukur juga bekerja sebagai penata rambut, dan pria kaya sering kali memiliki tukang cukur pribadi di rumah mereka. Dengan standar pemakaian wig dalam budaya tersebut, pembuat wig juga dilatih sebagai penata rambut. Di Roma dan Yunani kuno, budak dan pembantu rumah tangga mengambil peran sebagai penata rambut, termasuk mewarnai dan mencukur. Pria yang tidak memiliki layanan rambut atau cukur pribadi akan mengunjungi tempat pangkas rambut setempat. Wanita merawat dan merapikan rambut mereka di rumah mereka. Dokumentasi sejarah kurang mengenai penata rambut dari abad ke-5 hingga abad ke-14. Layanan perawatan rambut semakin diminati setelah dekrit kepausan pada tahun 1092 menuntut semua pendeta Katolik Roma untuk menghilangkan rambut wajah mereka.
Eropa
Kata “penata rambut” pertama kali muncul di Eropa pada abad ke-17, dan tata rambut dianggap sebagai sebuah profesi. Mode rambut pada masa itu menyarankan agar wanita kaya mengenakan gaya rambut yang besar, rumit, dan sangat dihiasi, yang akan dirawat oleh pembantu pribadi mereka dan orang lain, yang akan menghabiskan waktu berjam-jam untuk menata rambut wanita tersebut. Rambut pria kaya sering kali dirawat oleh seorang pelayan. Di Prancis, pria mulai menata rambut wanita untuk pertama kalinya, dan banyak penata rambut terkenal saat itu adalah pria, sebuah tren yang akan berlanjut hingga zaman kontemporer. Penata rambut pria pertama yang terkenal adalah Champagne, yang lahir di Prancis Selatan. Setelah pindah ke Paris, ia membuka salon rambutnya sendiri dan menata rambut wanita-wanita kaya Paris hingga kematiannya pada tahun 1658.